1/14/2017

3 Cara Mengoptimalkan Pendapatan Adsense Dengan Memanfaatkan Google Analytics

Ibu Sartika
Aset paling penting untuk setiap penayang iklan Adsense adalah pengunjung website yang setia dan berkunjung kembali secara rutin untuk menikmati informasi yang anda sajikan di website anda. Dan kunci utama untuk mengembangkan atau menambah pengunjung setia adalah dengan memahami apa yang mereka butuhkan.

Anda bisa menggunakan Google Analytics untuk membantu anda memahami pengunjung website anda secara lebih baik, kemudian memilih dan menentukan strategi yang tepat untuk meningkatkan kesetiaan dan chemistry antara anda dan mereka dari waktu ke waktu.

Jika anda ingin mengembangkan website sekaligus meningkatkan pendapatan dari iklan AdSense, maka anda harus memahami pengunjung website anda. Google Analytics menjawabnya.
Manfaat Google Analytics untuk meningkatkan pendapatan AdSense
Google Analytics merupakan sebuah tool luar biasa yang akan membantu anda memahami pengunjung website anda sekaligus memberikan arahan pasti mengenai strategi yang harus diterapkan kepada website anda.

Mengintegrasikan Google AdSense ke dalam Google Analytics akan memberikan anda berbagai manfaat dan keuntungan, antara lain:
  • Membantu anda mengoptimalkan website, mengidentifikasi peluang dari beberapa sumber trafik yang berbeda, mengetahui lokasi pengguna, mengetahui peralatan yang digunakan oleh pengunjung, mengetahui halaman yang sering dikunjungi serta mengetahui browser yang paling banyak dipakai.
  • Membantu meningkatkan pengalaman kunjungan para pengunjung website anda. Dengan Google Analytics anda bisa mengetahui halaman mana saja yang paling populer serta paling banyak menghasilkan pageview. Anda juga bisa mengetahui di halaman mana saja mana pengunjung website anda lebih banyak meluangkan waktunya, sehingga anda bisa lebih memfokuskan diri untuk menempatkan iklan di halaman yang lebih potensial mendatangkan keuntungan.
  • Google Analytics bisa membantu anda meningkatkan pendapatan. Hal ini bisa terjadi dikarenakan Analytics akan membantu anda melakukan berbagai perubahan dan perbaikan yang berhubungan dengan berbagai aspek seperti kebiasaan dan frekuensi kunjungan pengunjung.
Saat ini Google Analytics memiliki dua fitur yang sangat berhubungan erat untuk meningkatkan pendapatan para penayang iklan Adsense, yakni dengan mengintegrasikan fitur Adsense Exits Reports dan Adsense Revenue as an Experiment Objective.
3 Cara Mengoptimalkan Pendapatan Adsense Dengan Memanfaatkan Google Analytics
Kedua fitur tersebut merupakan dua jenis penambahan yang sangat hebat untuk membantu para webmaster yang memonetisasi blog atau website mereka.

Dalam artikel kali ini kami akan membahas bagaimana cara mengintegrasikan fitur tersebut beserta cara menggunakannya dalam rangka memaksimalkan atau meningkatkan penghasilan dari Google Adsense.

Mengintegrasikan Adsense dan Google Analytics

Sebelum "menikahkan" dan menikmati keajaiban dari pernikahan antara Adsense dan Google Analytics, terlebih dahulu anda harus memastikan bahwa kedua akun tersebut benar-benar terhubung dengan baik.

Gambar di bawah ini akan membimbing anda untuk melakukan penyatuan kedua produk Google tersebut.
3 Cara Mengoptimalkan Pendapatan Adsense Dengan Memanfaatkan Google Analytics
Jika anda melakukan tahapan di atas dengan benar, segera login ke akun Adsense anda untuk melakukan konfirmasi, kemudian kembali lagi ke Google Analytics setelah anda mengkonfirmasinya.

Jika anda mengalami permasalahan ketika melakukan hal tersebut, silahkan kunjungi Pusat Bantuan Adsense.

Setelah proses integrasi selesai, maka beberapa metrik di bawah ini akan ada di akun Google Analytics anda yang selanjutnya bisa anda gunakan untuk melakukan analisa kemudian diaplikasikan untuk meningkatkan penghasilan Adsense :
  • Adsense Revenue : Pendapatan yang diperoleh dari iklan Adsense
  • Ads Clicked : Jumlah iklan yang di klik oleh pengunjung
  • Adsense CTR : Persentase impresi halaman yang dihasilkan dari klik sebuah iklan
  • Adsense eCPM : Penerimaan Adsense untuk setiap 1000 impresi
  • Adsense ads viewed : Jumlah iklan yang dilihat
  • Adsense Page Impressions : Jumlah pageview ketika sebuah iklan ditayangkan

Memahami Arti Laporan Adsense di Google Analytics

Di dalam Google Analytics anda bisa menemukan 3 jenis laporan Adsense, yakni Pages, Referrers dan Exits.

1. Adsense Pages

Laporan ini memberikan informasi mengenai halaman mana saja yang memberikan kontribusi terhadap pendapatan/penghasilan Adsense.

Laporan tersebut akan memperlihatkan halaman mana saja dan sejauh mana performa halaman tersebut memberikan aliran penghasilan ke akun Adsense anda.

Untuk setiap halaman yang berisi unit iklan Adsense, kita bisa dan akan menganalisa metrik berikut ini : Adsense revenue, Adsense ads clicked, Adsense CTR, Adsense eCPM, Adsesnse ads viewed dan Adsense page impressions.

Laporan di halaman ini akan memberikan anda acuan yang sangat menarik, sebab bisa memberikan anda kesimpulan mengenai halaman yang paling memberikan kontribusi paling besar memberikan anda penghasilan atau pendapatan Adsense, sehingga anda bisa lebih memaksimalkan halaman beserta konten yang ada didalamnya.

Sebagai contoh, jika anda menemukan ada artikel tentang selebriti ternyata menghasilkan lebih banyak keuntungan daripada artikel tentang sepakbola, maka anda bisa mempertimbangkan untuk menulis lebih banyak artikel tentang selebriti (namun ini ditentukan oleh objektivitas anda yang lebih fokus kepada uang yang akan anda raih dari iklan Adsense).

2. Adsense Referrers

Laporan ini menyajikan informasi tentang performa domain yang menjadi perujuk kepada pengguna untuk berkunjung ke website anda kemudian pada akhirnya bisa menghasilkan penghasilan Adsense.

Informasi dalam laporan ini sangat berharga sekali, bagaimanapun laporan ini akan memberikan laporan dengan nilai sugesti yang berbeda untuk anda, sebab laporan tersebut menyajikan informasi yang lebih dalam, yakni memberikan anda kepastian mengenai trafik yang berharga untuk menghasilkan dan mengoptimalkan pendapatan Adsense.

Laporan Adsense Referrers hanya menyajikan informasi mengenai website yang menghasilkan pendapatan Adsense, laporan tersebut tidak menyisipkan informasi mengenai jenis trafik dan kampanye lainnya yang tidak dibutuhkan. Maka dari itu anda harus bisa memanfaatkan laporan ini agar bisa lebih memaksimalkan pendapatan dengan mengoptimasi sumber trafik perujuk.

3. Adsense Exits

Laporan Adsense Exits akan memperlihatkan kepada anda mengenai jumlah sesi yang sudah berakhir setelah pengunjung website anda melakukan klik terhadap sebuah iklan Adsense.

Laporan ini menyajikan metrik yang sangat menarik karena laporan tersebut akan menunjukkan kepada kita mengenai halaman mana saja yang memiliki high conversion rate.

Laporan ini berisi rasio sebuah kunjungan terhadap sebuah halaman, dan sisanya adalah jumlah klik iklan yang terjadi di halaman tersebut

Jika monetisasi website anda lebih banyak terjadi atau terlihat melalui laporan ini, maka itu tandanya halaman-halaman berisi artikel yang ada dalam laporan tersebut memiliki rating dengan nilai konversi yang tinggi, dan itu sangat berpengaruh untuk mengoptimalkan pendapatan Adsense.

Cara Mengoptimalkan Pendapatan Adsense Dengan Memanfaatkan Google Analytics

Kebanyakan situs menggunakan template, dan setiap template bisa menyebabkan penempatan iklan Adsense yang berbeda. Itu artinya melakukan analisa terhadap posisi unit iklan merupakan sebuah hal yang sangat penting daripada terlalu fokus kepada desain template.

Untuk menganalisa performa template, anda perlu membuat satu segmen per template. Jika anda ingin mempelajari tentang cara membuat segmen untuk iklan Adsense, silahkan baca pusat panduan membuat segmen.

Sebagai contoh, website anda seharusnya memiliki template untuk halaman seperti ini :
  • Halaman analisa memiliki struktur seperti example.com/analytics/...
  • Halaman pengujian memiliki struktur seperti example.com/testing/...
  • Halaman penargetan memiliki struktur seperi example.com/targeting/...
Dalam kasus ini anda harus membuat 3 segmen menggunakan halaman dimensi yang masing-masing berisi pola unik, yakni : /analytics/ untuk halaman analisa, /testing/ untuk halaman pengujian, dan /targeting/ untuk halaman penargetan.

Di bawah ini adalah contoh mengenai bagaimana 3 segmen halaman tersebut digunakan untuk melakukan analisa :
3 Cara Mengoptimalkan Pendapatan Adsense Dengan Memanfaatkan Google Analytics
Setelah membuat 3 segmen untuk 3 template, anda bisa memilih ketiganya kemudian menempatkannya di sebelah kiri dari layar untuk melihat perbandingan di antara ketiga elemen tersebut.

Di bawah ini kami sertakan screenshot tentang perbandingan tersebut :
3 Cara Mengoptimalkan Pendapatan Adsense Dengan Memanfaatkan Google Analytics
Dalam tabel di atas kita bisa membandingkan setiap segmen halaman menggunakan metrik yang tersedia. Sebagai contoh, kita bisa melihat bagian analisa memiliki penghasilan yang lebih besar, hal ini berhubungan besar dengan impresi yang secara notabene memiliki persentase yang lebih signifikan.

Selanjutnya kita melakukan analisa terhadap Targeting dan Testing yang sama-sama memiliki potensi yang baik, yakni memiliki CTR yang sama, tetapi memiliki eCPM Adsense yang lebih tinggi secara signifikan.

Berdasarkan metrik-metrik tersebut, kami berharap anda bisa memahami template dan konten yang mana yang lebih efektif. Jika sudah mengetahuinya, maka pilihlah template yang lebih potensial untuk memaksimalkan pendapatan Adsense.

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, setelah anda menemukan halaman berisi konten yang memiliki performa terbaik, maka anda bisa menggunakan Content Experiments untuk melakukan proses optimasi selanjutnya. Silahkan baca panduan mengenai Experiments Contents.

Tips Terakhir Untuk Mengoptimalkan Potensi Pendapatan Dari Google Adsense

Berikut ini adalah beberapa poin pengoptimalan yang kami sarankan untuk segera anda lakukan mulai hari ini agar bisa mendapatkan penghasilan lebih besar dari Google Adsense dengan memanfaatkan Google Analytics :
  1. Pahami jenis konten dan isi artikel yang menghasilkan lebih banyak pendapatan/penghasilan/penerimaan, kemudian buat konten tambahan atau konten baru dengan mengacu pada konten unggulan tersebut.
  2. Pahami template halaman (tata letak dan ukuran iklan) yang memberikan hasil akhir terbaik dengan menggunakan segmen tingkat lanjut.
  3. Analisa performa akun Adsense anda untuk mempelajari segmen yang mana yang memiliki CTR terbaik, melakukan analisa seperti ini akan meningkatkan keterikatan terhadap pengunjung secara lebih tertarget untuk jangka panjang.
Itulah penjelasan mengenai 3 cara mengoptimalkan penghasilan Adsense dengan mengkombinasikan Google Adsense dan Google Analytics. Artikel ini kami lansir dan kami terjemahkan secara manual dari blog resmi Google Analytics.

Tetap nongkrong di website/blog kami untuk menyimak informasi menarik lainnya seputar produk Google, terutama Google Adsense. Terima kasih atas atensi dan kunjungan anda, sampai jumpa di kesempatan yang akan datang.