1/24/2017

Pengertian eCPM dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan AdSense

Ibu Sartika
Apa yang di maksud dengan eCPM? Apa yang mempengaruhi eCPM? Apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan eCPM yang lebih besar?

Effective Cost per Thousand Impressions (eCPM) adalah perkiraan jumlah pendapatan yang akan anda peroleh dari AdSense untuk setiap 1000 impresi yang valid di website anda. eCPM bisa digunakan untuk membantu anda mengukur seberapa baik performa unit-unit iklan yang tampil di halaman website atau blog.

Untuk menghitung eCPM atau RPM, silahkan bagi pendapatan tertaksir anda dengan jumlah page view, impresi atau kueri yang anda dapatkan, kemudian hasilnya dikali 1000. Sebagai contoh, jika pendapatan tertaksir anda adalah $0.2 dari 50 page view, maka eCPM atau RPM tersebut bisa dihitung dengan rumus ($0.2 / 50) * 1000 = $40.

Rumus menghitung eCPM atau RPM :

eCPM atau RPM = (Estimated earnings / Number of page views) * 1000

Kami seringkali mendengar pertanyaan dari rekan-rekan penayang iklan AdSense mengenai faktor yang berdampak terhadap eCPM dan hubungannya dengan pendapatan (penghasilan).

Jika anda menggunakan interface AdSense terbaru, maka di sana anda akan melihat laporan yang melampirkan keterangan tentang RPM (Revenue per Thousand Impressions), perlu dipahami bahwa RPM ini adalah nama lain dari eCPM, dan RPM atau eCPM ini menggunakan perhitungan yang sama.
Pengertian eCPM dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan AdSense
Untuk membantu memberikan klarifikasi, kami menyertakan sebuah video yang diharapkan bisa memberikan anda wawasan tambahan tentang bagaimana eCPM di hitung dalam rangka menambah pengetahuan anda tentang strategi memaksimalkan penghasilan dari AdSense.

Dalam video yang berisi penjelasan dari salah seorang ahli optimasi AdSense, kami akan menunjukkan faktor apa saja yang mempengaruhi eCPM, bagaimana cara melacak kebiasaan dan pola trafik, serta apa yang harus anda lakukan untuk meningkatkan performa website anda untuk jangka panjang.

Berikut ini adalah video dari Matthew Carpenter Arevalo, seorang ahli optimasi Adsense yang menjelaskan tentang dasar-dasar eCPM :


Selanjutnya kita akan membahas dan mendiskusikan mengenai bagaimana kebiasaan pengunjung website mempengaruhi eCPM sekaligus akan memperlihatkan anda cara untuk membantu anda memahami pola kunjungan pengunjung.

Kebiasaan pengunjung merujuk kepada bagaimana pengunjung berinteraksi dengan website anda. Secara umum, pengunjung bisa dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
  1. Pengunjung yang berkunjung kembali serta meluangkan lebih banyak waktu karena mereka merasa mendapatkan manfaat dari konten yang ada di website anda.
  2. Pengunjung unik yang datang ke website anda untuk pertama kali dengan cara melakukan pencarian organik di Google Search untuk mencari informasi yang spesifik.
Merupakan sebuah hal yang sangat penting bagi anda untuk memahami pengunjung website anda, sebab setiap pengunjung akan melakukan aktivitas yang berbeda ketika berinteraksi dengan website anda.

Untuk melacak dan menganalisa kebiasaan pengunjung demi membantu anda mengambil keputusan yang tepat mengenai website anda, kami menyarankan anda untuk mengintegrasikan Google Analytics dengan akun AdSense, sehingga anda bisa melihat data yang lebih spesifik seperti tingkatan dan lokasi pengunjung yang datang ke website anda.

Kami juga merekomendasikan anda untuk melakukan pengaturan kanal untuk memahami bagaimana berbagai unit iklan ditampilkan di website anda serta melihat sejauhmana performa iklan-iklan tersebut.

Artikel ini kami cukupkan sampai disini, semoga informasi ini bisa memberikan manfaat kepada anda dalam memahami eCPM. Akhir kata kami ucapkan terima kasih atas kunjungan dan atensi anda, sampai jumpa di kesempatan yang akan datang.