1/13/2017

4 Strategi Untuk Mengatasi Pendapatan Adsense Yang Berfluktuasi

Ibu Sartika
Anda membuat website, menyukainya, dan menginginkan website tersebut berkembang serta diharapkan bisa menjadi salah satu sumber penghasilan online. Anda membuat beragam konten, memanajemen komunitas dan terus-menerus meluangkan waktu untuk memantau performa akun Adsense.

Ketika pendapatan dari Adsense menurun, anda tidak menerima kenyataan tersebut kemudian mulai kehilangan arah. Namun ketika pendapatan dari AdSense merangkak naik, anda merasa senang, tapi di balik itu anda tidak mengetahui apa yang menyebabkan hal tersebut, kecuali bersorak gembira karena mendapatkan uang yang relatif besar dari Google Adsense.

Dan dalam kesempatan kali ini kami akan membahas fenomena tersebut, sehingga pada akhirnya tidak akan menjadi sebuah fenomena lagi, melainkan menjadi sebuah kondisi yang harus di kaji dan disikapi secara rasional.

Pendapatan dari Google Adsense yang berfluktuasi akan bisa dipahami secara lebih mudah ketika anda berada secara langsung dalam kondisi seperti itu, tetapi anda juga harus mengetahui apa saja penyebab utama yang menyebabkan terjadinya fluktasi pendapatan tersebut.

Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk membantu anda memahami beberapa jenis pendapatan Adsense, sehingga anda bisa melakukan diagnosa sekaligus melakukan tindakan yang sesuai untuk mengatasi permasalahan tersebut.
bayaran google adsense per klik

1. Studi Kasus

Langkah pertama untuk mengetahui mengapa pendapatan Adsense anda berfluktuasi adalah memahami berbagai unsur yang ada di dalam laporan pendapatan, misalnya eCPM, Page Impressions dan CTR yang berinteraksi dan saling mempengaruhi hingga pada akhirnya akan menjadi faktor yang mempengaruhi pendapatan akhir dari Google Adsense di setiap periode.

Cobalah untuk berpikir bahwa setiap angka dalam penghasilan Adsense yang tertera sebagai sebuah variabel dalam bentuk formula untuk website anda. Di level tertinggi,...anda bisa menghitung pendapatan dengan mengalikan impresi halaman RPM dengan eCPM (effective cost-per-thousand impressions) kemudian di bagi 1000.

Revenue = Page Impressions x eCPM / 1000
eCPM = Revenue / Page Impressions x 1000

Pengukuran atau perhitungan eCPM memberikan anda nilai perkiraan mengenai seberapa besar anda bisa mendapatkan penghasilan untuk setiap 1000 impressi. Sebagai contoh, jika anda mendapatkan 10.000 impresi halaman dan mendapatkan $40, maka eCPM-nya adalah $4. Jika impresi halaman meningkat hingga menjadi 30.000, maka anda bisa memprediksikan bahwa anda kemungkinan besar akan mendapatkan $120 yang diraih dengan mengalikan eCPM yang sebesar $4.

Sebagian besar iklan Adsense akan membayar anda berdasarkan cost-per-click (CPC), jadi eCPM benar-benar dihitung berdasarkan performa rata-rata dari keseluruhan unit iklan. Berubahnya eCPM menjadi CTR dan biaya rata-rata yang dibayarkan oleh advertiser (pengiklan) untuk setiap klik iklan akan memberikan anda nilai yang lebih akurat untuk mengukur performa akun Adsense.

Revenue = Page Impressions x CTR x CPC Rata-rata

Sekali saja anda mengetahui nilai CTR dan CPC rata-rata, maka anda bisa memprediksi berapa besar pendapatan yang akan anda dapatkan untuk setiap page views. Anda juga bisa melakukan analisa pendapatan anda dengan melihat lokasi penempatan iklan tertarget dibanding dengan iklan kontekstual tertarget,

Total Revenue = Revenue (contextual) + Revenue (placement-targeted)

Jika iklan contextually targeted selalu dihitung berdasarkan PPC, maka pengiklan bisa membayar iklan placement-targeted berdasarkan CPM atau CPC.

Untuk akun Adsense yang memiliki 2 jenis penawaran iklan seperti itu, anda seharusnya melihat eCPM rata-rata untuk jenis iklan placement-targeted. Sederhanya, anda hanya bisa menambahkan jenis iklan yang membayar anda berdasarkan placement-targeted ke dalam pendapatan berdasarkan contextually targeted.

Revenue = (Page Impressions (contextual) * CTR * average CPC) + (Page Impressions (placement-targeted) * eCPM (placement targeted) / 1000)

Revenue = (Page Impressions (contextual) * CTR * average CPC ) + Revenue (placement-targeted)

Walaupun kita bisa melihat bahwa pendapatan dari iklan berjenis contextual dan placement-targeted dipisahkan, namun jangan lupa bahwa kedua jenis iklan ini akan bersaing satu sama lain dalam beberapa situasi khusus. Dan kita sebaiknya harus selalu bisa mengkombinasikan kedua jenis iklan tersebut agar akun Adsense tetap memiliki performa tanpa terlalu mempermasalahkan keduanya, sehingga kompetisi tetap bisa menghasilkan iklan Adsense dengan penawaran tertinggi di antara pengiklan, dan itu tentunya akan berpengaruh terhadap pendapatan anda.

2. Mengidentifikasi Gejala Fluktuasi Pendapatan Adsense

Di poin pertama kami sudah memberikan anda informasi untuk mendiagnosa pendapatan Adsense yang berfluktasi. Gunakan formula di atas secara sederhana, bukan mempelajarinya untuk membuat anda kebingungan.

Pertanyaan pertama: "Apakah impresi halaman di website anda mempengaruhi perubahan eCPM?".

Anda bisa menjawab pertanyaan di atas dengan cara membandingkan perubahan trend yang terjadi pada impresi halaman menggunakan laporan tingkat lanjut di akun Adsense anda.
4 Strategi Untuk Mengatasi Pendapatan Adsense Yang Berfluktuasi
Jika performa impresi iklan Adsense di website anda menurun tajam, anda harus mengambil keputusan untuk meningkatkan trafik, sebab itu tandanya website anda kehilangan trafik secara drastis.

Gunakan tool analisa seperti Google Analytics untuk membantu anda menemukan penyebab dari menurunnya trafik di website anda. Sebagai tambahan, anda juga bisa membaca informasi mengenai layanan iklan masyarakat yang tidak membayar/unpaid public service ads (PSAs).

Ketika eCPM menurun drastis, anda perlu menggali lebih dalam dan menemukan solusi untuk menyiasati penempatan iklan contextual maupun iklan placement-targeted yang melemah. Anda bisa menemukan data yang berhubungan dengan menurunnya eCPM tersebut melalui laporan tingkat lanjut yang bisa dilihat di bawah ini :
4 Strategi Untuk Mengatasi Pendapatan Adsense Yang Berfluktuasi
Jika anda sedang berada dalam situasi seperti itu, pertimbangkan untuk memperbaiki iklan kontekstual terlebih dahulu. Gunakan dua metrik utama yang kami sebutkan sebelumnya untuk melakukan investigasi terhadap CTR dan CPC rata-rata.

CTR bisa dilihat di laporan, namun anda harus melakukan kalkulasi manual untuk menghitung CPC rata-rata menggunakan aplikasi spreadsheet. Tetap tanamkan dalam ingatan bahwa dalam kasus tersebut masih terdapat CPC rata-rata di akun Adsense anda yang benar-benar berhubungan dengan harga yang dibayarkan oleh advertiser tertentu. Sekali anda menemukan faktor yang mempengaruhi perubahan CTR atau CPC rata-rata, maka anda sudah siap untuk melakukan tindakan perbaikan selanjutnya.

Untuk iklan berjenis placement-tageted, anda harus melakukan analisa terhadap berapa banyak total pendapatan yang anda terima dari iklan placement-targeted dan eCPM rata-rata. Perubahan apapun dalam metrik ini biasanya mengindikasikan bahwa pengiklan akan memulai atau mengakhiri kampenye tertarget di website anda. Sekali lagi, iklan berjenis placement-targeted biasanya memiliki usia kampanye yang lebih singkat daripada iklan konteksual.

3. Tentukan dan Pilih Tindakan Pemulihan Yang Benar

Dalam 2 poin sebelumnya kami sudah membahas cara melakukan investigasi dan diagnosa terhadap pendapatan Adsense yang berfluktuasi.

Dan di poin ke-3 ini kami akan membahas mengenai tindakan pemulihan yang benar dan disarankan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Anda sudah melakukan investigasi yang menyebabkan pendapatan iklan Adsense berfluktuasi, dan sekarang adalah saatnya mengambil tindakan. Temukan beberapa gejala berikut ini untuk melakukan tindakan pemulihan :

Perubahan Impresi Halaman

  • Periksa apakah terdapat isu teknik seputar Adsense atau terdapat public service ads (PSAs). Jika iklan tidak tampil di website anda, maka Adsense tidak akan merekam impresi di halaman yang dikunjungi.
  • Jangan lupakan trafik pencarian. Gunakan Google Webmaster Tools untuk meyakinkan anda bahwa Google bot benar-benar merayapi dan mengindeks website anda.
  • Periksa juga bahwa promosi anda untuk website yang diperiksa masih berjalan. Apakah kampanyenya sudah berakhir atau malah menyebabkan trafik berhenti mendadak? Apakah sebuah situs populer terhubung ke website anda kemudian menyebabkan kejutan dalam hal impresi halaman ?

Perubahan CTR

  • Menurunnya CTR bisa disebabkan oleh user interface (UI) yang tidak dioptimalkan atau memiliki penargetan yang sangat rendah. Ingat bahwa pembaca tidak akan melakukan klik terhadap iklan jika mereka tidak melihat dan menemukan iklan yang relevan. Untuk meningkatkan relevansi dari iklan Adsense yang tayang di website anda, mungkin anda tertarik untuk mencoba penargetan area.
  • Periksa aspek yang berhubungan dengan perayapan. Jika Google tidak bisa merayapi website anda, maka website anda akan sulit menampilkan iklan yang relevan.
  • Jika anda mengimplementasikan atau mengubah server iklan, pastikan bahwa disana tidak ada permasalahan penargetan.
  • Apakah anda sudah memastikan tampilan dan nuansa website anda? Baca panduan mengenai langkah optimasi terbaik yang harus dilakukan sebelum meluncurkan sebuah/beberapa website. Cara yang paling mudah untuk menjaga CTR adalah mencocokan warna iklan dengan desain website anda dan memilih salah satu jenis iklan yang memiliki performa tinggi seperti iklan dengan ukuran 300x250.
  • Jika CTR iklan Adsense di website anda menurun secara perlahan, maka bisa dipastikan bahwa pengunjung mengalami kebingungan terhadap iklan yang terdapat di halaman website anda. Cobalah untuk menguji coba format iklan yang baru, penempatan dan kombinasi warna.

Perubahan CPC

  • CPC ditentukan oleh penawaran yang terjadi diantara para pengiklan dan tidak berada dibawah kontrol penayang iklan Adsense secara langsung. Kebanyakan CPC yang bernilai tinggi bersifat musiman (seasonal). Misalnya beberapa iklan vertikal akan lebih banyak tayang di saat musim liburan atau di saat sekolah memulai tahun ajaran baru.
  • CPC juga bisa berfluktuasi ketika pihak pengiklan (advertiser) memulai dan mengakhiri kampanye.
  • Anda selalu bisa meningkatkan CPC dengan memilih format iklan yang mendukung semua jenis iklan, seperti : teks, gambar, video, flash dan iklan mobile. Lebih banyak kompetisi berarti lebih banyak penawaran di antara para pengiklan.

Perubahan Pendapatan dari Iklan Placement Targeting

  • Jika keseluruhan pendapatan tertarget berubah, pastikan bahwa penerimaan dari penempatan iklan tertarget sudah dibandingkan dengan penerimaan beberapa bulan sebelumnya. Tujuan utama anda adalah menentukan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari trend perubahan penerimaan jangka pendek.
  • Penayang iklan Adsense bisa mengalami spike (lonjakan) dalam hal pendapatan penerimaan tertarget ketika pengiklan melangsungkan kampanye dengan waktu yang terbatas. Misalnya seorang pengiklan akan menjalankan kampanye penempatan tertarget besar-besaran hanya di saat momen peluncuran film blockbuster.
  • Jika anda ingin meningkatkan penerimaan dari iklan berjenis penempatan tertarget, lakukan setting penempatan. Hal tersebut akan membuat para pengiklan lebih mudah untuk menemukan dan menargetkan website anda.

4. Apa Saja Yang Mempengaruhi Fluktuasi Pendapatan Dari Iklan Adsense ?

Kebanyakan penayang iklan Adsense memiliki lebih dari satu website atau beberapa sub domain yang menayangkan iklan secara berbeda. Contohnya, website lain atau sub domain yang berisi review tentang telepon seluler akan memiliki eCPM daripada forum.

Anda bisa mendapatkan pemberitahuan kapan saja tentang perubahan pendapatan, maka hal tersebut harus segera disikapi dengan menentukan website mana saja yang menyebabkan perubahan tersebut.

Anda bisa melakukan set-up URL dan membuat channel khusus untuk melacak bagian penting dari keseluruhan akun secara terpisah. Ketahui secara pasti hal apa saja yang berubah dan darimana anda akan memulai menjadi seorang publisher yang pintar mengambil keputusan mengenai tindakan yang harus dilakukan.

Ambil Keuntungan Dari Fluktuasi Pendapatan

Cobalah untuk menyikapi dan memahami penjelasan yang sudah kami paparkan di atas. Di periode yang sama yang terjadi di musim sebelumnya, anda akan menemukan volatilitas yang sama dalam hal eCPM, revenue atau impresi halaman.

Gunakan data-data tersebut untuk memaksimalkan pendapatan di hari atau musim tertentu, sehingga fluktuasi pendapatan tersebut tetap bisa tertutupi di momen-momen khusus.

Itulah penjelasan dari kami mengenai empat strategi atau cara untuk mengatasi pendapatan Adsense yang berfluktuasi. Kami sangat berharap anda bisa mendapatkan tambahan informasi, wawasan dan pengalaman dari artikel yang kami tulis kali ini. Akhir kata kami ucapkan banyak terima kasih atas waktu dan atensi anda, sampai jumpa di kesempatan yang akan datang.