2/14/2017

8 Film Romantis Yang Mengajarkan Kita Tentang Strategi Konten

Ibu Sartika
Film romantis seringkali dijadikan pilihan di momen-momen romantis seperti Hari Valentine. Dengan didasari oleh semangat untuk menyajikan konten yang tetap relevan dengan momen tersebut, dalam artikel kali ini kami akan mengupas mengenai 8 film romantis klasik yang bisa dijadikan inspirasi sekaligus pembelajaran terhadap manajemen dan strategi konten.

Berikut ini 8 film romantis yang mengajarkan kita tentang konten strategi untuk website atau blog yang kita kelola.

1. P.S. I Love You (Memiliki Satu Tujuan Yang Jelas)

Gerry dan surat-suratnya sengaja di desain untuk 'mencuri perhatian' Holly supaya bisa di ajak menuju sebuah kehidupan yang baru.
8 Film Romantis Yang Mengajarkan Kita Tentang Strategi Konten
Kesamaannya : ketika anda membuat konten website yang terdiri dari beberapa artikel, pastikan bahwa anda hanya memiliki satu tujuan yang pasti. Setiap potongan artikel tersebut harus terhubung antara satu dengan yang lain serta harus bisa membimbing para pengunjung untuk membantu mewujudkan tujuan anda.

2. 10 This I Hate About You (Menggunakan Artikel Dengan Daftar Yang Tertata Rapi)

List-based articles (licticles) atau artikel yang memiliki daftar yang tertata rapi akan menyajikan cara yang sangat baik ketika 'menyampaikan' informasi atau pesan secara lebih terstruktur serta akan membuat para pembaca lebih terkesan.

Membuat informasi tetap ringkas dan mudah untuk dipahami akan membuat para pengunjung lebih mudah mengerti apa yang dibahas dalam artikel tersebut.

3. When Harry Met Sally (Membuat Konten Website Anda Lebih Diingat)

Jika anda sudah pernah menonton film romantis ini kemudian anda bertanya kepada orang lain yang sudah pernah sama-sama menontonnya mengenai apa yang mereka ingat dalam film ini, maka sebagian besar di antara mereka akan menjawabnya dengan menyebut sebuah atau beberapa adegan. Kenapa ?

Sebab film ini menyajikan adegan-adegan secara matang dan penuh pertimbangan yang pada akhirnya bisa menonjolkan aspek rasa malu sekaligus perasaan riang para aktor dan artis yang terlibat didalamnya.

Kondisi demikian bisa diaplikasikan ke dalam konten website yang kita kelola.

Ketika kita membuat konten, tanyalah diri anda "Apakah konten ini akan menjadi sesuatu yang di ingat oleh pengunjung website saya?"

4. Love Actually (Menghubungkan Serpihan Konten Dengan Konten Yang Lain)

Love Actually menceritakan 9 jalinan cerita yang sudah lumrah, yaitu cinta. Pertimbangkan dengan baik semua konten yang ada di setiap halaman website anda dengan cara yang sama. Setiap serpihan/potongan konten harus bisa menargetkan setidaknya satu buah topik dan pengunjung di bagian akhir, selain itu juga harus disajikan untuk meraih satu tujuan yang sama serta jelas.

5. You've Got Mail (Gunakan Strategi Pemasaran Dengan Email Marketing)

Ketika anda memilih jalur atau cara untuk mendistribusikan konten website, pastikan bahwa anda tidak melupakan pemasaran melalui email.

Pemasaran dengan metode email marketing ini bisa menjadi sangat efektif dan murah untuk menjaga pengunjung website anda tetap mendapatkan informasi yang aktual.

Selain itu email marketing menawarkan cara yang sangat baik untuk menjangkau para pengakses internet yang menggunakan perangkat bergerak.

6. The Princess Bride (Membantu Memahami Audiens atau Pengunjung Website Anda)

8 Film Romantis Yang Mengajarkan Kita Tentang Strategi Konten
Untuk sebagian besar para pecinta film, Princess Bride seringkali dinobatkan sebagai film paling romantis sepanjang masa, meskipun di sisi lain film ini tidak memiliki rating yang amazing. Hal tersebut terjadi dikarenakan film ini bisa 'menggetarkan hati' para penontonnya.

Dan untuk kita para penayang iklan AdSense, tentunya film tersebut memiliki kesamaan yang bisa dijadikan sebagai referensi atau pelajaran, yaitu memahami audiens atau pengunjung website.

Jika kita mengetahui siapa pengunjung website kita, maka kita bisa membuat konten yang sukses menggetarkan hati dan perasaan mereka.

Teruslah belajar untuk memahami pengunjung website dengan memanfaatkan fitur pengujian, riset dan tool tambahan lainnya yang bertebaran di internet.

7. Pretty Woman (Membantu Menyisipkan Konten Bernilai Tinggi ke Dalam Konten)

Pretty Woman adalah sebuah film romantis yang menceritakan kembali kisah klasik dari Cinderella dalam kemasan film yang lebih modern.

Hikmah yang bisa kita ambil dari film ini adalah kita bisa menyajikan subjek dalam konten secara lebih baik, sehingga subjek tersebut bisa menjadi pelengkap yang pada akhirnya menghasilkan konten yang lebih baik untuk di konsumsi para pengunjung website.

Para pengunjung website itu senantiasa menginginkan opini dari pembuat konten yang kita buat, atau bisa juga mengharapkan nilai-nilai lain yang bersifat unik.

Untuk mengetahuinya, silahkan tanyakan kepada diri anda sendiri "Apakah nilai unik yang saya sisipkan ini akan mempengaruhi konten yang saya buat kali ini?" atau "Apakah yang saya sajikan kali ini tidak disajikan di website lain?".

8. Forrest Gump (Memberikan Pengalaman Lebih Baik Kepada Pengunjung)

Kita bisa menjadikan cuplikan kalimat yang diucapkan oleh Tom Hanks berikut ini untuk memodernisasi strategi pemasaran konten yang kita buat :
Hidup itu seperti satu kotak coklat. Namun anda tidak akan pernah tahu yang sebenarnya akan anda dapatkan
Berterima kasihlah kepada perkembangan akses internet yang terjadi melalui perangkat bergerak, karena perkembangan tersebut akan membuat konten website anda bisa dinikmati di berbagai perangkat yang berbeda.

Jika website anda belum di optimasi untuk mendukung perangkat dengan berbagai macam ukuran layar yang berbeda, silahkan cek panduan optimasi website di berbagai ukuran layar yang berbeda dari Google.

Dan jika anda sudah memiliki website yang sudah responsive, pastikan bahwa anda senantiasa menyajikan pengalaman mengakses website yang menyenangkan dan bermanfaat di berbagai layar dengan ukuran yang berbeda-beda.

Terakhir, cobalah berimajinasi kemudian menerapkan 8 tips yang di ambil dari 8 film romantis yang kami sebutkan di atas. Dengan membaurkan diri anda dengan konten website, maka anda secara tidak langsung sudah bekerjasama dengan calon pengunjung untuk menciptakan ekosistem dan trafik serta penghasilan yang lebih baik di masa depan.

Demikianlah pembahasan dari kami mengenai 8 strategi konten yang tersirat dalam beberapa film romantis. Kami harap anda bisa mendapatkan tambahan manfaat, informasi, wawasan dan pengalaman dari artikel yang kami bagikan kali ini.

Akhir kata sebagai penutup perjumpaan kami ucapkan banyak terima kasih atas atensi dan kunjungan anda, sampai jumpa di kesempatan yang akan datang dengan artikel informatif lainnya.