2/15/2017

Fakta dan Mitos Dibalik Akun AdSense Yang Dinonaktifkan

Ibu Sartika
Peringatan, sanksi serta penonaktifan akun AdSense bisa terjadi kepada penayang iklan mana saja tanpa memperhatikan siapa pemilik akun tersebut, darimana dia berasal maupun pengaruhnya di dunia maya.

Jadi apa saja hal-hal yang bisa menyebabkan sebuah akun AdSense dinonaktifkan dan bagaimanakah cara meminimalisir kejadian yang paling tidak diinginkan tersebut ?

Inilah mitos dan fakta yang berhubungan dengan sanksi serta penonaktifan akun AdSense.

Mitos : Google AdSense menonaktifkan akun dan memberi peringatan secara acak.

Fakta : Google tetap mengacu kepada pedoman ketika menentukan pelanggaran kebijakan. Maksud dan tujuan Google menonaktifkan akun AdSense adalah untuk menjaga jaringan pencarian mereka tetap aman serta bersih untuk para pengiklan, pengguna internet dan para penayang iklan. Mereka berusaha untuk menyajikan transparansi dan bersikap konsisten ketika menentukan keputusan tersebut.
Fakta dan Mitos Dibalik Akun AdSense Yang Dinonaktifkan
Salah satu tugas dari tim kebijakan Google AdSense adalah melakukan monitoring terhadap jaringan iklan AdSense dengan cara bekerjasama dengan para pengiklan untuk mengidentifikasi dan menentukan isu pelanggaran yang potensial.

Mereka (Google) memahami bahwa banyak sekali kebijakan yang harus tetap dipatuhi oleh para penayang iklan AdSense, dan jika terjadi sedikit saja pelanggaran kecil maka mereka akan mengambil tindakan awal dengan cara memberikan peringatan kepada penayang iklan bersangkutan.

Banyak alasan kenapa seorang penayang iklan AdSense mendapatkan peringatan, namun secara umum mereka melakukan sesuatu yang melanggar kebijakan program AdSense, tapi pelanggaran tersebut masih mudah untuk diperbaiki.

Contoh pelanggaran ringan tersebut misalnya memberikan label yang menipu di dekat iklan, seperti "Penawaran terbatas hanya hari ini".

Setelah mendapatkan peringatan, maka sebagai penayang iklan AdSense anda diberikan waktu hingga 3 hari untuk memperbaiki pelanggaran yang disebutkan dalam peringatan. Jika mereka tidak segera menyikapi peringatan tersebut, maka layanan iklan AdSense akan dinonaktifkan di website yang melanggar (iklan tidak akan ditayangkan).

Dibalik itu ada beberapa situasi ketika Google menganggap bahwa mereka perlu untuk menonaktifkan layanan iklan terhadap sebuah website tanpa memberi peringatan terlebih dahulu. Mereka biasanya akan memberikan sanksi keras terhadap website yang dikategorikan melanggar kebijakan, misalnya website berisi konten dewasa, pelanggaran hak cipta, atau jenis pelanggaran berat lainnya. Mereka juga akan menonaktifkan iklan AdSense di website ketika mereka menemukan pelanggaran yang sama atau berbeda di website yang sudah pernah melakukan pelanggaran di masa lalu.

Tindakan terakhir dan paling berat adalah tim Google AdSense akan menutup akun AdSense secara total. Tindakan seperti ini lumrah terjadi ketika mereka menemukan bahwa seorang penayang iklan AdSense dan seluruh jaringannya secara konsisten melakukan pelanggaran secara brutal dan berulang kali.

Tim Kebijakan AdSense menegaskan bahwa pemberitahuan yang terjadi sebelumnya seputar pelanggaran kebijakan program itu berbeda dengan peringatan yang disebabkan oleh aktivitas klik tidak sah (invalid click), sebab pemberitahuan untuk klik tidak sah tersebut ditangani oleh tim yang berbeda, yaitu Tim Kualitas Iklan dan Trafik.

Aktivitas klik tidak valid diartikan sebagai setiap klik atau impresi yang secara disengaja bertujuan untuk melambungkan biaya para pengiklan atau pendapatan para penayang iklan.

Itulah pembahasan dari kami mengenai fakta dan mitos dibalik penonaktifan akun AdSense yang bisa terjadi kepada penayang iklan manapun.

Kami berharap artikel ini bisa memberikan tambahan informasi kepada anda, terutama rekan-rekan penayang iklan AdSense yang pernah mengalami sanksi berat berupa penonaktifan akun AdSense supaya bisa lebih memahami apa sebenarnya alasan dibalik penonaktifan tersebut, sehingga kedepannya bisa menjadi penayang iklan yang lebih bijaksana dalam mengelola akun AdSense-nya.

Akhir kata sebagai penutup perjumpaan kali ini kami ucapkan banyak terima kasih atas atensi, kunjungan dan kontribusi anda, sampai jumpa di kesempatan yang akan datang dengan artikel informatif lainny.